The Language Archive

guarda2
Short not very coherent statement by Ernesto
santon_trilok1
Song in Tetum with keyboard
into1_cesaltinha
MB instructs speakers to repeat sentences/phrase as commands, calls, questions, etc.
rebur_big23
after lowering coffin in ground, most people have to leave, only 7 people close the graves; they have to smoke and chew beetle nut over freshly closed grave and stay during the night note that otherwise the number 7 is a taboo number in Waima'a culture, Perarahkan mayat dari rumah adat Derowake ke kuburan dengan nyanian adat seperti Liurai Mata yaitu menyebut nama mayat satu persatu sabanyak tiga kali dan Lorenso dia pakai soru di kepala dan pegang dua parang di tangan sambil Lore (menari di depan mayat sampai ke kuburan) sebelum sampai di kuburan dan lagu yang kedua itu Daubere.Setelah sampai di Kuburan karena orang yang tukang gali lubang kubur itu belum dalam sehingga mayat ditaruh di tanh dan dijaga oleh beberapa perempuan sambil menyani lagu tradisional yang bermacam macam judal di kuburan dan setelah peti mayat taruh ke dalam luban semua orang harus pulan hanya tujuh orang saja tinggal di kuburan untuk tutup kuburan itu dengan tanah setelah itu baru mereka ikut ke rumah . [MB did not segment the tape from 21 Nov any further, hence his commentary covers sessions rebur_big20-23]
goat_anatomy
hewan sebesar ini dibeli dengan harga 30 USD mereka potong hewan karena ulang tahun kawannya acara ini kadang saja bukan diharuskan first 30 seconds no tone (forgot to open microphone)
song_labaa
lagu kematian dinyanyikan pada saat seseorang meninggal dunia, terutama pada orang tua yang meninggal, Naha-Susu dan Paul yang pimpin nyanian itu, Funeral Antonio M.Kai-Nuno Labaa is a kind of intermission and regularly sung in between other songs which have some content (lines) to them. Labaa consists of single sounds/syllable (aaa, uuu, laa etc.) which do not have a meaning [see also sessions 'cooking' and 'pig_parts' for other parts of this funeral]
sukufoun_pre
general info on the state of the village and some ideas on how to make it an independent village first part almost exclusively Aleixo speaking, later on others joining in. Mostly Waima'a but some like Afonso always speak Tetum, memberi arahan dan kemajuan pemerintah kepada masyarakat melalui kepala dusun
into_amandio
Intonation questions, presented by NH, filmed by MB
karaoke
sambil menunggu pemuda pemudi datang mendengar arahan, Salus menyanyi karaoke dan anak-anak perempuan lainya persiapan masak _______contains also more kitchen/cooking shots, but loud music covers most speech____________________paskah bersama yang dilakukan oleh pemuda pemudi kegiatannya meliputi:pertemuan dengan tokoh pemudah (Salus),pertandingan sepak bola antara Ossowa gabungg sama Lialaileso lawan Kaisido dan Parlamento bunuh kambing satu ekor tidak ada vokalnya karena mic off ,masak-masak dan malamnya makan bersama selanjutnya dansa –dansa (dan masih ada kegiatan selanjutnya yang dilakukanyaitu gotong royong buat jalan raya sampai bak Lesi serentak oleh pemuda dan pemudi di kaisido 1km)
music_rerei1
setelah Naha Susu mejelaskan apa fungsi bermain musik itu kepada Ros dia juga dapat memainkan rereinya
santon_lore1
marching band with lore dancers
amandio_lebowo
Klamar/Soul offered spontaneously, probably prepared while listening to preceding story by Edmundo __________________ second wave file bit contains a very short discussion of some terms afterwards
ata_nabe
MB pronounces word /ata-nabe/ meaning originally defined as "dog trap (alat tangkap anjing)" but used for all kinds of animals, felem pertama nama ranjau di lahan kebun milik Manuel Pinto Belo dua jenis ranjau ini dipasang karena anjing yang keliaran makan kacangnya pak Manuel sehingga di memasan Warei dan Ata-Nabe.
frog_sisco
frog story
space_jose
Space games, Lúcio yang membacakan kemudian Lito yang memilih gambar sesuai apa yang dia dengar dari Lúcio